WhatsAppTelegramFacebookThreadsSambung
SURABAYA — Radarsentral.com – Gelaran Wali Kota Cup 2026 yang berlangsung di kawasan CITO Mall Surabaya pada 21–24 Mei 2026 menjadi panggung pembuktian kekuatan nyata dunia pencak silat Kota Pahlawan. Di tengah persaingan sengit yang diikuti 16 perguruan silat di bawah naungan IPSI, Binpres PSHT Surabaya Pusat Madiun tampil menggila dan mendominasi hampir seluruh kategori pertandingan.
Dominasi tersebut bukan sekadar slogan ataupun kebesaran nama organisasi. Deretan trofi juara umum yang berhasil diraih menjadi bukti konkret bahwa sistem pembinaan atlet di tubuh Binpres PSHT Surabaya Pusat Madiun berjalan serius, disiplin, dan terstruktur.
Tak tanggung-tanggung, mereka sukses memborong sejumlah gelar bergengsi, di antaranya:
Juara Umum 1 Keseluruhan Prestasi
Juara Umum 3 Kategori SD Pemasalan
Juara Umum 2 Kategori SMP Pemasalan
Juara Umum 1 Kategori SMA
Juara Umum 1 Kategori Dewasa Pemasalan
Juara Umum 1 Pra Remaja Prestasi
Juara Umum 2 Remaja Prestasi
Juara Umum 2 Dewasa Prestasi
Pesilat Terbaik Kategori Usia Dini
Pesilat Terbaik Kategori Dewasa
Atmosfer pertandingan selama empat hari berlangsung panas dan kompetitif. Ribuan penonton yang memadati area pertandingan di CITO Mall menjadi saksi bagaimana atlet-atlet PSHT tampil penuh percaya diri, agresif, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Dari kategori usia dini hingga dewasa, dominasi atlet-atlet Binpres PSHT Surabaya Pusat Madiun nyaris sulit dibendung lawan. Konsistensi teknik, kekuatan mental bertanding, hingga daya juang para atlet menjadi pembeda utama di arena.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa regenerasi atlet yang dibangun bukan program sesaat. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan pesilat-pesilat muda yang matang secara teknik maupun mental bertanding.
“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT atas hasil yang luar biasa ini. Saya selaku Koordinator Binpres PSHT Surabaya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan supportnya,” ujar Bondan.
Keberhasilan tersebut menjadi pesan kuat bahwa prestasi sejati lahir dari kerja nyata, disiplin latihan, dan soliditas tim, bukan sekadar pencitraan organisasi ataupun rivalitas di luar gelanggang.
Wali Kota Cup 2026 akhirnya bukan hanya menjadi ajang kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi panggung legitimasi bahwa Binpres PSHT Surabaya Pusat Madiun masih menjadi salah satu kekuatan paling dominan dalam peta pencak silat prestasi di Surabaya.
