SURABAYA – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya melalui Lembaga Penjamin Mutu (LPM) menggelar persiapan Audit Mutu Internal (AMI) XXI sekaligus sosialisasi Program SI-AMI SPMI QIS 1.0 pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Seminar Gedung Rektorat Universitas Hang Tuah.

Rapat dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu Universitas Hang Tuah, Prof. Dr. Drs. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc.
Persiapan AMI XXI menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Universitas Hang Tuah berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Melalui audit internal, setiap unit kerja dan program studi dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan standar mutu sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan yang perlu ditindaklanjuti.
Dalam kesempatan tersebut, sosialisasi SI-AMI SPMI QIS 1.0 turut menjadi agenda utama. Sistem ini diharapkan dapat mendukung proses audit mutu internal agar semakin efektif, terdokumentasi, serta memudahkan proses monitoring dan evaluasi pelaksanaan standar mutu di lingkungan Universitas Hang Tuah.

Rektor Universitas Hang Tuah menegaskan bahwa penjaminan mutu bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian dari budaya kerja yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh sivitas akademika.
“Audit Mutu Internal bukan hanya untuk mencari kekurangan, tetapi menjadi instrumen untuk melihat sejauh mana proses yang kita jalankan sudah sesuai dengan standar dan apa yang masih perlu kita perbaiki. Karena itu, saya berharap seluruh unit dapat mengikuti proses ini dengan terbuka dan menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas Universitas Hang Tuah secara berkelanjutan,” ujar Rektor UHT.
Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung sistem penjaminan mutu. Menurutnya, digitalisasi proses audit melalui SI-AMI SPMI QIS 1.0 diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan data mutu.
“Kita harus terus bergerak menuju sistem yang lebih efektif dan berbasis data. Dengan adanya SI-AMI SPMI QIS 1.0, proses penjaminan mutu diharapkan semakin terintegrasi sehingga setiap hasil evaluasi dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dan perbaikan yang nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Universitas Hang Tuah, Prof. Dr. Drs. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc., memberikan penjelasan terkait tahapan persiapan AMI XXI serta mekanisme pelaksanaan audit yang perlu dipahami oleh unit terkait.
Melalui kegiatan ini, Universitas Hang Tuah terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya mutu di seluruh lingkungan perguruan tinggi. Pelaksanaan AMI XXI diharapkan tidak hanya menghasilkan evaluasi terhadap capaian standar mutu, tetapi juga mendorong terciptanya tindak lanjut yang konkret bagi peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Hang Tuah sebagai Kampus Unggul yang terus mengembangkan sistem pendidikan tinggi berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Universitas Hang Tuah – Kampus Unggul
Excellence in Maritime Education
