CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?
Radarsentral.com – Peringatan serius dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bagi masyarakat Jawa Timur pada hari ini, Kamis (23/4/2026). Meski intensitas hujan lebat menurun dibandingkan hari sebelumnya, ancaman bahaya justru beralih pada masifnya potensi hujan yang disertai kilat atau petir.
Berdasarkan rilis resmi Stasiun Meteorologi Juanda yang dipublikasikan pagi ini, hampir seluruh wilayah kabupaten/ kota di Jawa Timur masuk dalam daftarPperingatan dini hujan disertai petir. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Tercatat ada 30 daerah yang diprakirakan akan diterjang cuaca ekstrem berupa petir hari ini. Daerah tersebut meliputi Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Madiun, Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk,
Pamekasan, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo.
Selain ancaman petir, BMKG juga merilis status Waspada (hujan sedang – lebat) untuk enam kabupaten. Wilayah yang berpotensi mengalami genangan air akibat curah hujan tinggi ini adalah Banyuwangi, Jember, Malang, Trenggalek, Tuban, dan Ponorogo.
Baca Juga: BMKG Rilis Status Siaga Hujan Lebat di Dua Daerah Jatim, 20 Lainnya Waspada
BMKG mengingatkan bahwa pemetaan cuaca tingkat provinsi ini menunjukkan nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu kabupaten/ kota. Untuk informasi prakiraan cuaca yang lebih presisi dengan resolusi hingga tingkat kelurahan atau desa, masyarakat dapat mengakses website atau memantau media sosial resmi BMKG Juanda.
