Sidoarjo, –radarsentral.com – Sebanyak 1.239 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Sidoarjo telah diberangkatkan dalam dua tahap keberangkatan, Selasa (5/5/2026).
Sebanyak 749 jemaah dari kloter 53 dan 54 telah lebih dahulu diberangkatkan pada
pagi hari, disusul 490 jemaah dari kloter 55 dan 56 yang dilepas langsung oleh Wakil
Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana.
Dalam prosesi pelepasan, Mimik memimpin seruan talbiyah “Labbaikallahumma
labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, laa syariika lak” yang diikuti para jemaah sebelum bertolak menuju Madinah.

Ia menyampaikan bahwa para jemaah akan langsung menuju Madinah setibanya di
Tanah Suci, sehingga harus dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah serta sholawat Nabi, mengingat Madinah merupakan lokasi penting, termasuk terdapat makam Rasulullah SAW.
“Tolong saya titip kepada panjenengan semua, dijaga kesehatannya, nantinya fokus ibadah. Pertama mendarat di Madinah, di sana adalah makam Rasulullah,” ujarnya.
Mimik menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak
semua orang bisa mendapatkannya. Oleh karena itu, kesempatan tersebut harus disyukuri lahir dan batin.
“Ibadah haji ini panggilan istimewa. Banyak yang menunggu, bahkan orang mampu
sekalipun kalau belum dipanggil belum tentu berangkat,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa para jemaah akan memiliki waktu sekitar 25 hari di
Madinah sebelum memasuki puncak ibadah haji yang berlangsung kurang lebih 10 hari dengan skema haji tamattu.
Ia berpesan agar para jemaah memperbanyak doa, menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan petugas pendamping.
Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan ikuti petugas pendamping,” pesannya.
Mimik juga menitipkan pesan kepada para jemaah agar turut mendoakan Kabupaten
Sidoarjo selama berada di Tanah Suci.
“Kami titip doa untuk Sidoarjo, semoga daerah kita semakin maju, masyarakatnya
sejahtera, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan panitia yang telah mempersiapkan keberangkatan jemaah. Ia berharap seluruh proses ibadah berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyampaikan bahwa pada musim haji tahun 1447 Hijriah, jumlah jemaah haji
asal Sidoarjo mencapai 2.700 orang, terdiri dari 1.221 laki-laki dan 1.479 perempuan.
Ia merinci, pada kloter 55 yang diberangkatkan, jemaah tertua berusia 85 tahun dan termuda 18 tahun.
Sedangkan kloter 56 merupakan gabungan jemaah Sidoarjo dan
Surabaya dengan usia tertua 85 tahun dan termuda 26 tahun.
Eliana menambahkan, seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian manasik haji serta
mendapatkan pendampingan kesehatan, termasuk vaksinasi meningitis, polio, dan Covid-19. Ia memastikan para jemaah dalam kondisi siap secara fisik, mental, dan spiritual.
“Kami berharap seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi petugas,
dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (Arifin/Kominfo)
